Senin, 06 Februari 2012

Home » » Unik, Muludan dengan Cara Mandi Tujuh Sumur

Unik, Muludan dengan Cara Mandi Tujuh Sumur


Indramayu - Beragam kebiasaan masyarakat Jawa Barat, khususnya warga masyarakat Indramayu dalam menyambut muludan, setiap tahun masyarakat Desa Tugu, Kec. Lelea, Kab. Indramayu, Jawa Barat selalu mengadakan ritual purnamaan, atau disebut mandi tujuh sumur.

Warga dari berbagai Desa lain berbondong-bondong untuk mengikuti ritual mandi tujuh sumur. Diketahui, ketujuh sumur tersebut dinamakan sumur tapakan yang terdapat dalam satu Desa, ritual tersebut diakui tas peninggalan nenek moyang secara turun temurun.

Sumur tapakan merupakan, sumur yang dipercaya dan diyakini oleh masyarakat setempat akan mendatangkan manfaat bagi dirinya masing-masing. Mulai dari masalah kesehatan, mempermudah rezeki, awet muda, pengasihan, hingga masalah-masalah lainnya.

Nama-nama sumur tapakan:
1. Sumur Canting
2. Sumur Jati
3. Sumur Jatisabrang
4. Sumur Ningkrik
5. Sumur Jambe
6. Sumur Lonjong
7. Sumur Telagadua

Menurut Mukmin (23), warga setempat, purnamaan atau mandi sumur tujuh dilakukan oleh semua orang baik laki-laki maupun perempuan. "Bisa dipercaya membuat wajah bersinar, bisa menjadi awet muda, bisa juga membersihkan diri, dipercaya biar cepet dapet jodoh, khususnya bagi bagi yang lajang, dan juga diyakini terhindar berbagai macam marabahaya yang akan menimpa kita," terangnya.

Namun, pada hakikatnya, ritual tersebut hanyalah sebagai penghormatan terhadap hari lahirnya Rasulullah Saw. "(Ritual mandi tujuh sumur) untuk menghormati bulan kelahirannya Baginda Rasulullah saw," tegas Satiman (63), sesepuh warga setempat.
Silahkan Bagikan Artikel Ini :

Posting Komentar