Jumat, 12 Agustus 2011

Home » » Pemudik Diminta Waspadai Jalur Pantura Rawan Kemacetan dan Kecelakaan

Pemudik Diminta Waspadai Jalur Pantura Rawan Kemacetan dan Kecelakaan


Indramayu - Pemudik yang hendak mengarah ke timur melalui Jalur Pantura (Pantai Utara Jawa) diimbau untuk berhati-hati. Sejumlah titik di Jalur Pantura rentan dengan kecelakaan dan kemacetan.

"Ada tiga titik di Jalur Pantura yang rawan akan kecelakaan," ujar Kapolres Indramayu AKBP Rudi Setiawan saat dihubungi, Jumat (12/8/2011).

Tiga jalur rawan kecelakaan di Indramayu yakni di pertigaan Lohbener, petigaan Pasar Sukra dan Patrol. Di tiga titik ini, selalu memakan korban, kata Rudi.

Sementara itu, titik rawan kemacetan di Jalur Pantura, Indramayu, terdapat di 9 titik. Yakni Pasar Sukra, Pasar Patrol, Pasar Parean, Pasar Eretan, Pasar Cilet, Pasar Bangkir, Pasar Karang Ampel, Pasar Jatibarang dan Pasar Kertasmaya.

"Titik ini, di hari tertentu selalu dipenuhi pasar tumpah," ujarnya.

Pedagang pasar tumpah juga kerap memanfaatkan momen mudik untuk berjualan di sepanjang jalan. Guna mengantisipasi kemacetan akibat pasar tumpah, kepolisian akan berkoordinasi dengan pengelola pasar.

"Kita imbau agar para pedagang tidak memadati jalan dan kita akan lakukan kanalisasi dengan memasang tali sebagai batas agar tidak masuk ke ruas jalan," jelasnya.

Jalur Pantura diprediksi mulai mengalami kepadatan arus mudik pada H-7 lebaran. Sementara puncak arus mudik diperkirakan mulai H-4 atau 26 Agustus 2011.

Sementara bagi masyarakat pemudik yang ingin mendapat informasi mengenai jalur Pantura, dapat mengaksesnya lewat situs jejaring sosial Facebook Infolantas Polres Indramayu atau twitter @pantura_imy.[det/adm]
Silahkan Bagikan Artikel Ini :

Posting Komentar